Kebiasaan menatap layar ponsel atau laptop sebelum tidur kini sangat umum, tetapi efeknya terhadap kesehatan metabolisme sering diabaikan. Cahaya biru dari layar dapat menekan produksi hormon melatonin, yaitu hormon yang mengatur siklus tidur. Ketika melatonin terganggu, kualitas tidur ikut menurun dan tubuh kehilangan kesempatan untuk melakukan proses pemulihan secara optimal.
Kurang tidur bukan hanya membuat tubuh lelah, tetapi juga memicu ketidakseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar, seperti ghrelin dan leptin. Akibatnya, keesokan harinya kamu cenderung merasa lebih lapar dan mengonsumsi lebih banyak kalori.
Selain itu, kebiasaan ini juga sering diiringi dengan aktivitas pasif seperti rebahan sambil scrolling, yang memperpanjang waktu terjaga tanpa aktivitas fisik. Ini membuat tubuh semakin jauh dari kondisi ideal untuk membakar energi.
Mengurangi paparan layar setidaknya satu jam sebelum tidur bisa membantu memperbaiki kualitas tidur secara signifikan. Menggantinya dengan aktivitas ringan seperti membaca buku atau meditasi dapat memberikan efek relaksasi yang lebih baik.
Dengan tidur yang lebih berkualitas, tubuh akan lebih efisien dalam mengatur hormon lapar dan menjaga berat badan tetap stabil dalam jangka panjang.